Update di Sela Long Weekend
P.A.S.S.I.O.N - Rene Suhardono
Hai hai kawan, jumpa lagi sama cowok ganteng yang berusaha jadi anak kece. Haha. Kali ini aku mau nglantur di sela liburan. So stay baca yak.
Malam ini tempat 7 mei pukul 20.10 aku berupaya menorehkan ide dalam pikiran ini. Hippocampusku perlu direfresh agar memorinya segar kembali. Tadi, aku dan kawan lama baru saja menjenguk salah satu teman kami yg keseleo karena main hanggar. Belum jelas juga kronologisnya. Yah kumpul sebentar boleh yak. Yang mau aku omongin bukan itu. Aku merasa terasingkan ketika kumpul bersama mereka. Semacam kehabisan topik untuk diulas. Beda rasanya ketika ngobrol sama temen2 di kampus. Hellow, gak mungkin kan aku ngomongin "simulasi" di UGM kemarin kan? atau UKT di mana2 mau naik? atau ngomongin Allepo yg sedang krisis kemanusiaan? Agaknya terlalu berat untuk mengulasnya, padahal aku lebih suka bahas isu2 hot itu.
Aku mikir perlu untuk uninstal aplikasi BBM. Selain memori internalku minim ada alasan lain. Sudah dua kali aku kena baper di BBM. Masyaallah sakitnya. Aku pernah dikasih tahu sama Arya (psiugm15) "Kalo mau mengritik temenmu jangan di forum, langsung pm dia. Kasihan harga dirinya jatuh". Kalimat itu aku inget banget. Dua kali aku merasa harga diriku jatuh oleh salah dua teman BBMku. Apalagi dihadapan salah satu cewek yg aku kagumi. Sumpah parah. Aku masih mikir lagi buat buka BBM. Syedih. Andai kamu tahu kalo aku cinta. Tapi agaknya kamu sinis mendengar cinta. Dimodusin aja susah amat. Aku yakin kok suatu saat kamu pasti pm aku terus minta bantuan. Hehe.*ngarep
Satu minggu lalu, aku dengan beraninya ngajuin berkas pendaftaran sebagai calon ketua OC TKA Fakultas, tp gak lolos. Aku gakpapa sih tapi ngerasa janggal aja. Penilaiannya kok subjektif banget. Menurutku hanya dilihat dari sebagian sisi saja. Lain kali aku pesen pada SC2, kalo milih yang ver yak. Ah sudahlah, itu juga keputusan mutlak SC. Mungkin biar aku fokus di Bul dan YOT saja yak. Haha. Tp sayangnya aku mau daftar OC Palapa. Doain ya guys. Hehe.
Oiya. Tepat minggu kemarin. Kami, YOT YK ngadain Monthly Meeting untuk bahas timeline kegiatan selama satu tahun. Acaranya di rumah mas Enggar. Yah walaupun aku sama Lina nyasar, ujan lagi pas mau ke TKP, tp syukur sampai dgn selamat. Yeay. Nah, yg paling aku inget itu kami ngomongin beberapa kunci sukses di buku "kuning" Young On Top dipandu mbk Ninies. Pas sesi diskusi mbk Ninies bilang "Bedakan mana urgent dan important, urgent ketika kamu sangat berpengaruh pd jalannya kelompok, dan important ketika kamu bisa diwakili orang lain dalam kelompok". Wuih, menurutku ini bisa diaplikasikan pd orang2 yg banyak kegiatan namun justru mengabaikan beberapa kegiatannya karena saling bertubrukan. *nyindir.
Yg terakhir aku mau ngomongin apa yg tertulis di blognya mbk Diella. Jadi keinget gabung KACA, eh. Sedikit cerita jika KACA lah yang berhasil membuatku keluar dari zona nyaman. Bertemu orang2 baru di dunia luar pertama kali, ya di KACA. Masih ingat aku ketika malu -malu perkenalan. Masih inget pas hari pertama sekolah KACA, aku kehujanan, sampai di KR jam 15.4x dikira sudah setengah lima, basah kuyup pula. Waktu itu hujan sangat lebat sampai aku sedikit merenung. " Apakah hujan yg sangat lebat ink ujian ya Allah". Sampai akhirnya aku merasa bangga berhasil membuat PR sekolah KACA terbaik menurutku. Sebuah karya puisi yg menaikkan self esteemku. Pengalaman yg mengubah hidupku. Nah, tulisan kali ini aku tutup dengan puisiku yg aku ambil dari blognya mbk Diella.
![]() |
| Tulisan-tulisanku di Kolom Kaca |
Dia
Aku mengenalnya lewat senyum merona
Memancar pelangi lengkungan warna
Menyongsong dibalik sorot cahaya
Dengan wajah ria tanpa duka
Nama singkat penuh makna
Terkandung jiwa dalam kata
Berawalan D dengan akhir A
Dia Diella, kakakku terdamba
Seorang perempuan perkasa
Dengan keringat di wajahnya
Membawa perubahan untuk bangsa
Memercikkan air kaya guna
Sifat lalai membelenggu kehidupan
Berbumbu serbuk ketidakdisiplinan
Tersemat dalam perilaku dan tindakan
Tersalurkan lewat pergaulan antar teman
Tapi, kerikil itu dapat ia singkirkan
Melalui arti pengorbanan berkepanjangan
Bersama teman-teman se-angkatan
Dengan tangis dan tawa keharuan
Dia terjun dalam dunia jurnalis
Mengamati sekitar untuk diulas
Mondar-mandir dengan imbas
Menjadikan topik agar dibahas
Semua jungkir balik dihadapi
Mendewasakan dia karena nurani
Merubah emas menjadi harta investasi
Merasa hidup jadi lebih berarti
Dia menitipkan tinta dalam goresan ini
Ucapan terimakasih dari dalam hati
Kepada semua orang penuh arti
Untuk tetap bersatu di kemudian hari
Karya : Hadafi Farisa R.








0 komentar: