Impian Bekerja di Gedung Tinggi
Setiap keputusan tidaklah mudah, namun harus tetap dilaksanakan.
***
Berbekal almamater kampus ternama bukan jaminan untuk memudahkan kita dalam mencari kerja. Aku, lulusan cumlaude Fakultas Psikologi UGM tahun 2019 nyatanya hampir putus asa dalam mencari pekerjaan. Padahal, aku sempat intern selama 5 bulan di salah satu company di Jogja. Lebih dari 100 lamaran telah kukirim ke berbagai company.
Aku bersyukur, masih ada company yang bisa menerimaku apa adanya. Sebetulnya, di Jogja pun aku sudah mendapat offer dari company tempatku intern. Gajinya lumayan bahkan, menyamai gaji ibuku yang PNS golongan 3a. Tapi aku terlalu idealis, harus menolak demi ambisi bekerja di Jakarta.
PT Asjaya Mukti Graha, sebuah family business property di Tangerang, menjadi tempat pertamaku mencari pengalaman bekerja. Aku cukup gembira bisa mengerjakan all things about HR di sini. Tapi Saku merasa berbeda visi misi degna bosku, Harry Khoe Suryo. Sehingga, aku memutuskan untuk pindah ke pekerjaan baru.
Aku cukup mudah untuk berpindah ke company selanjutnya, its my luck. Aku dihubungi seseorang lewat Linkedin. Aku ditawari beliau pekerjaan di PT Porter Primalayan Utama, startup logistik. Aku mengiyakan tawaran orang tersebut, penawaran dari mbak Aurora.
Di Porter aku merasa berkembang pesat. Aku, Safira, dan Mbak Aurora sama-sama belajar membangun HR di company itu. Aku bertanggungjawab dalam mengurus end-to-end rekrutmen di Porter. Mulai dari operation hingga Tech. Ada lagi adhoc task yang aku kerjakan. Sungguh, banyak sekali kejadian-kejadian di Porter yang membuatku jadi tumbuh. Meski Porter belum sebesar startup lain, aku senang bekerja di sini. Apalagi tim HRnya solid banget.
***
Aku tidak sedang mengigau. Aku pernah bermimpi suatu saat nanti bisa bekerja di salah satu gedung tinggi di Jakarta. Aku selalu yakin hal itu suatu saat nanti bisa menjadi kenyataan. Di dua perusahaan sebelumnya, lokasi kantor di area perumahan dan ruko. Aku belum pernah merasakan kantor di area gedung tinggi. Entah mengapa, aku ingin sekali. Ketika aku pulang naik busway melihat indahnya gedung-gedung tinggi itu, aku iri. Tapi, aku selalu yakin, suatu saat mimpiku akan menjadi nyata.
***
Masa-masa sulit dalam pekerjaan sering menjumpaiku. Ada kalanya, aku berpikir untuk menyerah. Di bulan Desemnber 2019 merupakan awal kegundahanku. Companyku tidak cukup stabil secara funding. Kami terbayang-bayang untuk tidak bersama lagi. Sedih, rasanya sedih sekali jika harus berpisah bersama timku.
Pada akhirnya, kenyataan buruk itu tidaklah benar-benar pahit. Aku bisa merasakan berkantor di gedung tinggi setelah Porter bergabung ke Shipper. Ada hikmah yang harus aku petik dari drama-drama pahit itu. Hal yang masih bisa aku banggakan sekarang ini. Satu lagi, mimpiku terwujud.
 |
| Cohive Lt 12 Plaza 89 |
 |
| Ruang tengah Cohive Lt 12 Plaza 89 |
Aku harus terus bersyukur, setiap kejadian yang terjadi padaku akan mendekatkan kepada impian-impianku selanjutnya. Tetaplah bermimpi segila apapun itu, Kawan.
0 komentar: