Come Back
Aku mengira, hal semacam ini tak terulang lagi dalam
hidupku. Aku telah lama “menskip” obrolanku dengan dia setelah kejadian itu.
Aku tak mau mengungkitnya. Apa? Mengapa?
Tak tahu habis terbangun dari mimpi apa, aku mulai diberi
harapan, ya, semacam sinar terang. Namun aku masih sanksi akan hal itu, aku
terlalu berfikir buruknya saja. Apa ada maksud lain darinya?
Aku kini tak peduli dengan orang di sekitarnya karena aku
sadar, jika aku mungkin tak pantas menggandeng tangannya. Terserah dia mau
melakukan apa, dengan siapa. Tapi aku berharap
mendapatkan sesuatu darinya. Minimal pembelajaran, atau mungkin lebih dari itu.





0 komentar: