19 April Malam
19 April Malam
Malam indah, terhias
jangkrik bernyanyi
Seketika mega
terpandang mata hati
Menghapuskan mimpi
jadi histeria pribadi
Meloncat menari
bergembira hingga lupa diri
Gemilang merah
rembulan menyinari
Menyisakan kabut
pekat membekukan hati
Dingin menusuk jiwa tubuh
ini
Menjadikan tangis
hingga esok hari
Tuhan Sang Pencipta
bumi ini
Jerami padiku
melepaskan diri
Meneteskan air mata
bulir padi
Seperti malamku,
menuai kesedihan dini
Secepat cahaya
menyinari
Secepat pula cahaya
itu pergi
Kabar tawa petilan
malam hari
Menutup tirai
kegembiraan hati
19 April 2013





0 komentar: