Butir Benci

April 22, 2013 Hadafi 0 Comments


Butir Benci

Kokok ayam memerdu pagi buta
Memisahkan cinta diantara mereka
Anak ayam mulai tumbuh dewasa
Ditinggal induk mengerami permata
Kini anak ayam hidup sendiri
Menyambung nyawa, makan dicari
Menaggung luka pedih di hati
Menyelesaikan proses seleksi bumi
Pesta pora di hati ibunda
Menanti kelahiran sang putra
Keturunan yang lama didamba
Terlahir di dunia penuh cinta
Itulah sang dewiku
Melalaikan masa dewasaku
Mementingkan kegembiraan baru
Meneteskan air mata hatiku

21 April 2013

0 komentar: