Tersesat Mencari Jalan Pulang
Tersesat Mencari
Jalan Pulang
Fajar terpandang
merajut sinar diantara mega
Menyongsong kilau
cahaya berbinar ria
Menyambut kemelut
hari penuh angan
Merindukan impian
ditelapak tangan
Kubawa tubuh ini
merangkak merayap
Melintasi angkasa
tanpa sepasang sayap
Menerpa semilir angin
menyejukkan nurani
Merekahkan nyanyian seirama
melodi
Aku menikmati aliran
darah nadiku
Merasakan peluh basah
keringatku
Suka duka berbalut
lapisan tulang
Menyusun rangka hari
gemilang
Pilihan hidup menunggu
jawab
Menjadikan galau
semakin kalap
Memoles kata dalam
lembaran
Atau berkubang lumpur
kedisiplinan
Aku bingung
menentukan arah
Kemana kakiku ikut
melangkah
Haruskan ini terjadi
dan terulas
Akankah jeritan malam membahas?
Tuhan...
Tuntun aku
meninggalkan hutan
Ini alas perdu sejuta
pertanyaan
Tuhan...
Beri aku tekad
melalui jari tangan
Untuk menunjuk sukses
masa depan
Tuhan...
Antarkan aku bersama
kunang-kunang
Agar aku tepat
memilih jalan pulang





0 komentar: