Jogja Public Relation Days, Tempat Kumpulnya Cewek-Cewek Kece
“ Bro... Kalo event PR kayak gini,
cewek-ceweknya biasanya cantik-cantik”, ujar pria sebelahku.
“Iya ik mas, gilak”, sahutku
menanggapi.
Malam mingguku kali ini tetap
produktif. Sebagai anggota YOT Jogja, kami mendapat undangan dari Perhumas Muda
Yogyakarta dalam acara JPRD (Jogja Public Relation Days). Acaranya dilaksanakan
di Benteng Vredeburg pada 25 Maret 2017. Hari itu bertepatan juga dengan
acaranya Earth Hour yaitu switch off di sebelahnya, Altara. Yeaayyyy..... iti
namanya malam minggu produktif.
Sebagai undangan dari YOT Jogja,
aku dan Isti datang lebih awal, bahkan hingga satu jam sebelum acara dimulai.
Ya, bagi kami, on time masih menjadi nomor satu. Minimal kita mencoba. Tapi aku
masih toleran sih, soalnya kebanyakan acara mesti molor. Molor 30 menit- 1 jam
udah biasa kali yeee.......
Suasana malam minggu Jogja gerimis
syahdu kala itu. Enakan sih tidur di kos, sambil ndengerin lagu galau. Ciee....
kangen mantan. Back to JPRD, acaranya lumayan keren. Ada tempat photobooth yang
lumayan kece. Plus tata lighting di panggung yang apik. Tambah lagi temen-temen
panitia dan peserta yang eye cathing bet.... sumpah....
Aku dan Isti langsung duduk ke
kursi yang telah disediakan panitia seusai sesi foto-foto alay. Tak lama
kemudian, Isti bertemu teman KKNnya terus memperkenalkannya ke aku. Tak lama
berselang juga, aku bertemu kembali dengan temen dari StudentsXCEO. Ya, dia
yang bilang percakapan di awal tulisan ini. Haha. Kami mengobrol sedikit
sembari menunggu acaranya dimulai. Lumayan lah, dapet link baru.
Acara dimulai sekitar 19.30. Di
buka dengan penampilan dari komunitas angklung gitu. Pokoknya mereka
menampilakan nyayian yang diiringi angklung, apik lah. Lumayan beeetttt untuk
hiburan di sela-sela UTS gini. Acara
dilanjutkan dengan awarding dan ditutup dengan performence dan joget bareng.
Over all sih acaranya kece. Cuman,
suasananya di luar hujan. Agak gimana gitu, syahdu-syahdu, hacep. Haha. Yang
menjadi sorot utama adalah orang-orang yang datang dalam acara tersebut punya
branding diri yang menarik, termasuk panitianya. Meskipun drescodenya batik,
tapi pakaian mereka sungguh eye cathing dan kece. Balutan batik dipadukan
dengan gaya ini itu, aksesoris bling-bling dst
lah. Istilahnya ada adu fashion juga di sini. Ladang buat cari istri
idaman sih.... Ya, wajar sih. Sebagai PR mesti branding diri yang menarik
merupakan modal utama. Jadi kepengen bawa pulang satu, eh.







0 komentar: