Jogja Public Relation Days, Tempat Kumpulnya Cewek-Cewek Kece

Maret 26, 2017 Hadafi 0 Comments



“ Bro... Kalo event PR kayak gini, cewek-ceweknya biasanya cantik-cantik”, ujar pria sebelahku.
“Iya ik mas, gilak”, sahutku menanggapi.

Malam mingguku kali ini tetap produktif. Sebagai anggota YOT Jogja, kami mendapat undangan dari Perhumas Muda Yogyakarta dalam acara JPRD (Jogja Public Relation Days). Acaranya dilaksanakan di Benteng Vredeburg pada 25 Maret 2017. Hari itu bertepatan juga dengan acaranya Earth Hour yaitu switch off di sebelahnya, Altara. Yeaayyyy..... iti namanya malam minggu produktif.

Sebagai undangan dari YOT Jogja, aku dan Isti datang lebih awal, bahkan hingga satu jam sebelum acara dimulai. Ya, bagi kami, on time masih menjadi nomor satu. Minimal kita mencoba. Tapi aku masih toleran sih, soalnya kebanyakan acara mesti molor. Molor 30 menit- 1 jam udah biasa kali yeee.......

Suasana malam minggu Jogja gerimis syahdu kala itu. Enakan sih tidur di kos, sambil ndengerin lagu galau. Ciee.... kangen mantan. Back to JPRD, acaranya lumayan keren. Ada tempat photobooth yang lumayan kece. Plus tata lighting di panggung yang apik. Tambah lagi temen-temen panitia dan peserta yang eye cathing bet.... sumpah....

Aku dan Isti langsung duduk ke kursi yang telah disediakan panitia seusai sesi foto-foto alay. Tak lama kemudian, Isti bertemu teman KKNnya terus memperkenalkannya ke aku. Tak lama berselang juga, aku bertemu kembali dengan temen dari StudentsXCEO. Ya, dia yang bilang percakapan di awal tulisan ini. Haha. Kami mengobrol sedikit sembari menunggu acaranya dimulai. Lumayan lah, dapet link baru.

Acara dimulai sekitar 19.30. Di buka dengan penampilan dari komunitas angklung gitu. Pokoknya mereka menampilakan nyayian yang diiringi angklung, apik lah. Lumayan beeetttt untuk hiburan di sela-sela UTS gini.  Acara dilanjutkan dengan awarding dan ditutup dengan performence dan joget bareng.

Over all sih acaranya kece. Cuman, suasananya di luar hujan. Agak gimana gitu, syahdu-syahdu, hacep. Haha. Yang menjadi sorot utama adalah orang-orang yang datang dalam acara tersebut punya branding diri yang menarik, termasuk panitianya. Meskipun drescodenya batik, tapi pakaian mereka sungguh eye cathing dan kece. Balutan batik dipadukan dengan gaya ini itu, aksesoris bling-bling dst  lah. Istilahnya ada adu fashion juga di sini. Ladang buat cari istri idaman sih.... Ya, wajar sih. Sebagai PR mesti branding diri yang menarik merupakan modal utama. Jadi kepengen bawa pulang satu, eh.


0 komentar: