Cerita yang Awut-Awutan
Cerita
kali ini akan sangat berantakan. Mulai dari rapat yang akhirnya jadi ngobrol
becandaan hingga ke stasiun hanya untuk melihat-lihat suasananya. Yaps,
minggu-minggu libur habis lebaran bukan malah silaturahmi sana sini tapi
ngejadwal semrawut gini. Yaudah lah, jika kalian ingin berlanjut baca silakan,
siapa tahu jodoh, eh.
Siang
itu hari nampak panas. Pake banget lagi. Habis dzuhur, rencananya aku dan
teman-temna FMKP mau kumpul di tempatnya Mas Haedar (drummer Patuk yang kece,
tapi kadang nggilani sih, -red). Tepat setelah dzuhur ( jam
1an, -red),
aku meluncur. Ternyata aku masih jadi orang pertama yang datang, bersama dua
orang lainnya. Haha.
Bungkusan
makanan dan beberapa toples dikeluarkan dari meja tamu mas Haedar dan siap
untuk kami santap. Maksudnya, kami habiskan. Setelah beberapa orang datang,
kami siap memulai rapat. Mungkin kurang
berfaedah sih rapatnya, at least sudah kumpul dan syawalan lebih awal. Di
akhir, sempet menyiapkan proposal yang mau dikirim ke berbagai tempat. Habis
itu malah rencana mau ngambil mangga depan MBT untuk lotisan. Tapi gak jadi
karena gak berani. Akhirnya iuran beli buah dan bahan untuk lotisan. Habis itu,
malah dangdutan. Ealah anak jaman sekarang.
Seminggu
yang lalu aku juga sempet ke SMP Gading aka SMP 2 Playen untuk sowan dan lihat doang. Adikku
yang baru saja lulus mau mendaftar SMP. Nah dia aku kasih tahu buat daftar di
almamaterku. Ini artinya aku harus nganterin dia ke SMP buat daftar.
Sebelumnya, aku cari-cari informasi ke sana.
Bertemu
dengan guru SMP membuat aku menganang cerita-cerita masa lalu yang kualamai.
Selama 3 tahun aku berangkat dan pulang sendiri lantaran hanya satu-satunya
siswa di desaku yang sekolah di sana. Jaraknya pun sangat jauh, mungkin aku
merupakan deretan orang-orang yang rumahnya jauh dari sekolah. Aku juga pernah
mengalami tindak bulliying meskipun tak sampai parah bahkan bunuh diri.
Nyatanya, pengalam-pengalamanku itu menjadikan aku sampai saat ini. Ya, cukup
membanggakan sih menurutku.
Beberapa
hari ke depan, aku mau berkunjung ke kota Pahlawan. Ini pertama kalinya aku
keluar kota sendiri. Pertama kalinya juga aku naik kereta. Tunggu ceritaku
selanjutnya ya.





0 komentar: