Cerita yang Awut-Awutan

Juli 27, 2017 Hadafi 0 Comments

Cerita kali ini akan sangat berantakan. Mulai dari rapat yang akhirnya jadi ngobrol becandaan hingga ke stasiun hanya untuk melihat-lihat suasananya. Yaps, minggu-minggu libur habis lebaran bukan malah silaturahmi sana sini tapi ngejadwal semrawut gini. Yaudah lah, jika kalian ingin berlanjut baca silakan, siapa tahu jodoh, eh.

Siang itu hari nampak panas. Pake banget lagi. Habis dzuhur, rencananya aku dan teman-temna FMKP mau kumpul di tempatnya Mas Haedar (drummer Patuk yang kece, tapi kadang nggilani sih, -red). Tepat setelah dzuhur ( jam 1an, -red), aku meluncur. Ternyata aku masih jadi orang pertama yang datang, bersama dua orang lainnya. Haha.

Bungkusan makanan dan beberapa toples dikeluarkan dari meja tamu mas Haedar dan siap untuk kami santap. Maksudnya, kami habiskan. Setelah beberapa orang datang, kami siap memulai rapat. Mungkin kurang  berfaedah sih rapatnya, at least sudah kumpul dan syawalan lebih awal. Di akhir, sempet menyiapkan proposal yang mau dikirim ke berbagai tempat. Habis itu malah rencana mau ngambil mangga depan MBT untuk lotisan. Tapi gak jadi karena gak berani. Akhirnya iuran beli buah dan bahan untuk lotisan. Habis itu, malah dangdutan. Ealah anak jaman sekarang.

Seminggu yang lalu aku juga sempet ke SMP Gading aka SMP 2 Playen untuk sowan dan lihat doang. Adikku yang baru saja lulus mau mendaftar SMP. Nah dia aku kasih tahu buat daftar di almamaterku. Ini artinya aku harus nganterin dia ke SMP buat daftar. Sebelumnya, aku cari-cari informasi ke sana.

Bertemu dengan guru SMP membuat aku menganang cerita-cerita masa lalu yang kualamai. Selama 3 tahun aku berangkat dan pulang sendiri lantaran hanya satu-satunya siswa di desaku yang sekolah di sana. Jaraknya pun sangat jauh, mungkin aku merupakan deretan orang-orang yang rumahnya jauh dari sekolah. Aku juga pernah mengalami tindak bulliying meskipun tak sampai parah bahkan bunuh diri. Nyatanya, pengalam-pengalamanku itu menjadikan aku sampai saat ini. Ya, cukup membanggakan sih menurutku.

Beberapa hari ke depan, aku mau berkunjung ke kota Pahlawan. Ini pertama kalinya aku keluar kota sendiri. Pertama kalinya juga aku naik kereta. Tunggu ceritaku selanjutnya ya.



0 komentar: