Menutup Tahun 2017: Bersenang-Senang dengan Anak Muda Seberang

Januari 01, 2018 Hadafi 0 Comments

Makan bersama setelah outbond
Akhir tahun 2017 aku dan kawan Forum Mahasiswa Kecamatan Patuk (FMKP) disibukkan dengan agenda kolaborasi. Beberapa waktu sebelumnya, kami dikontak Aby untuk menjadi panitia outbond Pemuda Karang Taruna Plosokerep a.k.a Panca Karya. Plosokerep merupakan salah satu dusun di Desa Bunder, Patuk. Kami meng-iyakan tawaran tersebut lantaran mumpung selo libur dan ingin menambah teman baru. Lumayan lah ada kegiatan di libur natal dan tahun baru.

Pelaksanaan kegiatan outbond rencananya pada 31 Desember 2017. Hari sebelum2nya, kami mempersiapkan segala keperluan, panitia, rute, hingga peralatan yang harus tersedia. Aku baru pertama kali berkeliling Plosekerep, ternyata lumayan luas ya. Kurang lebih 3x aku main ke balai dusun mereka. Balai dusun baru rupanya. Lucu, kata Mas Kentung dkk kalau ganti kades, balai dusunnya pindah. Pindah ke lokasi dekat rumah dukuh. Sudah berapa kali pindah ya?

Kurang lebih ada 10 panitia dari FMKP yang ikut serta. Kami dibagi ke beberapa plotingan tugas. Ada yang berjaga di Pos 1, Pos 2, hingga Pos 4. Sementara aku dan Latifah berjaga pada pos keberangkatan. Peserta outbond lumayan ramai. Ada sekitar 50 anak dan pemuda yang ikut serta. Wah, kompak sekali, batinku.

Ini pertama kalinya aku menjadi panitia outbond. Pertama kali juga untuk FMKP. Rasanya seru, tak sabar melihat mereka yang basah2an. Haha. Jahat emang. Kami merancang outbond ini dengan penuh kebasahan, kekotoran, hingga kehitaman. Air, lumpur, dan arang, perpaduan sempurna untuk tema outbond kali ini. Haha. Tertawa jahat.

Di pos keberangkatan, peserta diharuskan berkelompok dan membuat yel-yel. Sebelumnya ada pemanasan yang dipimpin oleh mbak Rasti (kalau gak salah namanya), biar gak keseleo. Selanjutnya peserta diberangkatkan tiap kloter. Tak lupa, mereka mendapat tanda cinta dari kami, coretan arang di wajah mereka. Tanda cinta itu akan bertambah jika mereka kalah di setiap pos. 

Peserta harus melewati 4 pos. Di pos pertama, mereka ditantang untuk beryel-yel. Lalu, diminta melewati jaring laba2 tanpa menyentuhnya. Di pos kedua, peserta diminta membuat menara dari sesuatu yang didapat di perjalanan antara pos 1 dan 2. Ada yang mendapat kayu panjang, sehingga bisa membangun menara tinggi, tim tersebut yang menang. Di pos ketiga, peserta bermain air+lumpur. Mereka harus memindahkan air secara kelompok menggunakan bak dengan kaki mereka. Semua peserta basah dan berlumpur. Maklum lumayan becek. Sementara, di pos keempat, peserta diminta mengeluarkan bola di dalam peralon yang berlubang. Caranya, mereka harus menutup lubang dan memasukkan air menggunakan gayung hingga bola keluar. Seru lah pokoknya.

Keseruan pos 4

Keseruan pos 1

Keseruan Pos 2

Semua orang sudah kotor dan basah kuyup. Cacing-cacing di perut mulai menggeliat, menandakan lapar. Yang ditunggu-tunggu pun datang. Perempuan2 mengambil satu persatu nasi dan lauk, menyiapkan daun pisang sebagai alas makan. Kami makan bersama dengan daun pisang. Ramai pokoknya. Meski makanan sederhana, ini jauh lebih nikmat karena kita bisa saling bercengkrama, mengenal satu sama lain. Terakhir sesi foto bersama. Tapi belum ku dapat untuk dokumentasinya, masih di kamera mereka. 
Penutupan tahun 2017 ini menjadi pengalaman berharga bagi kami, khususnya bagiku. Selamat tahun baru 2018. Malam tahun baru aku bakar2 di rumah hlooooo.




0 komentar: