Life of Me Part 1
![]() |
| Zafran, Hadafi, Mbak Ayu, Andi |
Overview singkat
Namaku Hadafi Farisa Romadlon. Orang – orang disekitar biasanya
memanggilku dengan nama Hadafi atau Dafi. Aku lahir pada hari Minggu, 01
Desember 1996 di Sleman. Kedua orang tuaku adalah Romadlon Haryadi dan
Sarmiyati. Bapak bekerja sebagai pegawai
wiraswasta atau pedagang. Ibu sebagai guru di salah satu taman kanak-kanak di
Gunungkidul. Aku tinggal bersama mereka
ditambah adik, Hafid Cahya Romadlon, seorang laki- laki yang saat ini duduk di
bangku SMP.
Aku kecil dan besar di Patuk, tepatnya tinggal di Panjatan, RT 08 RW 02, Pengkok, Patuk,
Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Rumah sederhana yang kami tinggali
dengan suasana desa yang asri.
Aku memiliki golongan darah B, mempunyai sedikit minat pada fashion, dan suka mendengarkan musik.
Aku cukup aktif di media sosial untuk meng-update
informasi, tapi sekarang mulai redup. Entah, mungkin karena aku mau lebih menghormati privasiku. Oiya, aku juga punya hobi di bidang jurnalistik juga hlo.
Selama hidup ini, aku pernah bersekolah di TK Masyitoh Kebokuning,
SD N Pengkok, SMP 2 Playen, dan SMA N 1 Wonosari. Saat ini aku masih berusaha
untuk menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Psikologi UGM. Sekian
gambaran singkat kehidupan yang aku alami.
![]() |
| Hadafi Farisa |
Ingatan masa kecil
Seperti yang telah diuraikan sebelumnya, aku lahir pada 01
Desember 1996. Menurut penuturan ibu, kelahiran anak pertamanya ini terbilang
unik. Normalnya, bagian tubuh pertama yang keluar dari rahim dalah kepala,
namun bagian bokongku lah yang pertama kali keluar dari rahim ibu. Entah
mengapa itu terjadi, yang jelas alhamdulillah selamat. Sampai sekarang, aku tak bisa
membayangkan bagaimana bisa bokong yang kelaur duluan.
Tidak hanya mengenai proses kelahiran, pada proses perkembanganku
tidak melalui proses merangkak melainkan ngesot,
hal aneh bagi orang awam memang. Kata ibuku, celana sampai kotor karena ngesot kesana kemari. Beliau tidak segan
mengatakan kecepetan ngesotku
melebihi kereta. Tapi itu
normal kok, kata dosenku emang semisal dia gak merangkak, dia ngesot. Sans.
Aku gak ingat masa kecilku seperti apa.
Ini wajar juga. Kalo istilah psikologinya infantil amnesia, yaitu
ketidakmampuan seseorang untuk mengingat kejadian masa kecil. Mungkin kalau aku
ingat keluar rahim bokong dulu, ngeri kali ya? Nah lo. Dari penuturan Emak
tersayang, aku sering dikira cewek saat digendong ibu di angkot. Kenapa?
Kulitku putih kuning gitu, pokoknya mulus. Karena itulah aku dikira orang-orang
diangkot cewek.
Momentum yang masih teringat sampai sekarang yaitu ketika aku
digendong ibu tepat di belakang rumah nenek, Gatak, Selomartani. Suasanya sejuk dan angin sepoi- sepoi masih terasa sampai saat
ini. Ditambah lagu “Gambang Suling” yang dinyanyikan ibu dengan merdu
mempertegas kasih sayang beliau yang diberikan kepadaku. Aku selalu merindukan masa bayiku ini.
Tahun pertama aku lahir, aku dibesarkan di
Kalasan, rumah nenek. Setelahnya aku baru pindah ke Patuk, Gunungkidul. Di
sini, aku memiliki teman masa kecil. Mereka adalah Andi dan Zafran. Satu lagi,
namanya Mbak Ayu, dulu sering main bersama kami. Tapi, aku sendiri lupa main
apa.
Waktu kecil, aku sering diajak simbah dari bapakku.
Paling suka diajak main ke rumah tetangga, lalu makan nasi anget plus kecap.
Duh enaknya. Dulu hanya orang tertentu yang punya magic com, nah kebetulan dia
punya. Enak banget pokoknya makan nasi sama kecap gitu.







Haha.. ngakak so hard aku mas pas baca proses kelahiranmu.
BalasHapus