Lari Menembus Kabut

Desember 27, 2017 Hadafi 0 Comments


Akhirnya jogging


Tak terasa tidurku sudah tak nyenyak lagi. Kokokan ayam yang tak senyaring biasanya memekakkan telinga. Perang panci di dapur dan aroma bawang goreng memenuhi isi rumah. Ini pertanda sudah pagi. Seperti biasanya, ponsel yang kutaruh di samping kiri tempat tidur aku hidupkan dari keadaan off. Aku tunggu beberapa saat hingga nyawa terkumpul seratus persen. Cek notif yang ternyata tidak ada pesan masuk. Aku buru-buru bangun.

Aku lari menuju kamar mandi, duh leganya. Ambil air untuk wudhu lalu bergegas sholat subuh mengingat matahari sudah semakin tinggi. Biasanya aku terbangun pukul 05.00 pagi, atau sekitaran 10 menit kurang lebih. Sempat mencicipi tahu goreng ibu yang masih anget. Enak juga ternyata.

Kemarin sore, aku sudah berencana bangun pagi untuk jogging. Kurang lebih sudah satu minggu ini aku sering jogging pagi. Aku mau mengubah pola hidup biar agak sehat lah. Tak salah juga kalau aku menikmati indahnya pagi di desaku. Sepinya jalanan karena tiap keluarga masih sibuk di dapur atau masih terlelap di lautan mimpi yang indah.

Lantas, kuambil sepatu biru di antara box sepatu lainnya. Aku mix and match kan dengan atasan hijau apalah (ada tulisan merah) dan celana biru tua. Tak lupa, aku mengajak bapakku untuk melakukan healthy life ini. Kami berlari perlahan menuju Jembatan Pangkah. Rute yang ditempuh lebih dari 1 km, 2 km kurang. Beberapa kali, aku juga sempat menyapa ibu-ibu yang lagi menyapu halaman depan atau bapak-bapak yang sedang memikul cangkul di pundaknya.

Pagi itu jalanan sungguh masih sepi. Hanya ada 2 atau 3 motor yang lewat. Kabut tebal juga menyapa kami di jogging kala itu. Dinginnya hembusan angin pagi tak menyurutkanku agar bisa sehat selalu. Meski hanya lari sekitar 100 meter awal, aku cukup berkeringat. Sisanya ya hanya jalan kaki biasa.

Lari merupakan aktivitas sederhana yang bisa selalu menjaga kesehatan kita. Mungkin awalnya mager untuk melakukan aktivitas itu. Aku juga gitu kok, pertama kali lari kudu dipaksa. Ya, meskipun baru satu minggu, at least sudah berjalan kok. Aku berharap bisa continu sampai nanti, tak hanya sampai liburan ini usai. Aku juga mengajak kalian buat healthy life yak. Kalau sekarang masih sehat, belum tentu besok.

0 komentar: